Selasa, 21 Januari 2020

cara menyelesaikan rubik




6 Cara Menyelesaikan Rubik Untuk Pemula

10 Cara Menyelesaikan Rubik Untuk Pemula


Source: Pexels
Siapa sih yang tidak pernah bermain rubik?  Walaupun terbilang cukup rumit, nyatanya permainan asah otak yang muncul semenjak tahun 1974 ini cukup populer di kalangan masyakat. Permainan ini dilakukan dengan cara mengacak warna kubus, kemudian menata ulang agar warna-warna tersebut menjadi sejenis pada tiap sisinya.
Bentuk rubik sendiri, saat ini telah dikembangankan dalam bermacam-macam varian. Ada kubus rubik 3×3, rubik 4×4, rubik 5×5, rubik kaca, rubik domino, dan masih banyak lainnya. Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas cara menyelesaikan rubik 3×3 bagi pemula. Langsung aja simak yuk!

1. Pahami Notasi Algoritma


Source: Ideasgs
Sebelum Kamu mulai bermain rubik, ada baiknya jika Kamu memahami notasi-notasi dalam Algoritma terlebih dahulu. Nantinya, notasi ini akan digunakan sebagai rumus untuk menyelesaikan rubik.
  • F (Font): Bagian depan diputar searah jarum jam
  • U (Up): Bagian atas diputar searah jarum jam
  • L (Left): Bagian kiri diputar searah jarum jam
  • R (Right): Bagian kanan diputar searah jarum jam
Apabila ada tanda aksen (‘) diatas, berarti pemutaran dilakukan berlawanan jarum jam.
  • F’ (Font): Bagian depan diputar berlawanan jarum jam
  • U’ (Up): Bagian atas diputar berlawanan jarum jam
  • L’ (Left): Bagian kiri diputar berlawanan jarum jam
  • R’ (Right): Bagian kanan diputar berlawanan jarum jam
  • Apabila simbol ditulis dengan “huruf kecil” berarti dua sisi dilakukan pemutaran secara bersamaan
  • Simbol angka “2” berarti pemutaran dilakukan sebanyak dua kali (180 derajat)

2. Center , Edge, Corner


Source: IIooaarr
Pada umumnya, kubus rubik memiliki 6 jenis warna. Yakni warna putih yang berlawanan dengan kuning. Warna merah berlawanan dengan orange. Warna biru berlawanan dengan hijau. Kamu juga butuh memahami istilah-istilah dalam permainan ini, diantaranya ada Center, Edge, dan Corner.
  • Center: kotak yang berada di bagian tengah (pusat)
  • Edge: kotak yang terletak di atas dan bawah center
  • Corner: kotak samping yang berada di bagian sudut kanan dan kiri

3. Fokus Pada Satu Warna


Source: Hans
Dalam menyelesaikan rubik ini, Kamu tidak mungkin bisa menyamakan beberapa warna sekaligus hanya dengan beberapa kali putar. Kamu perlu rumus! Dan untuk mempraktekan rumus tersebut, Kamu harus berfokus pada salah satu warna terlebih dahulu. Misalnya saja, disini kita akan fokus pada warna putih.

4. Bentuk Cross Putih dengan Center Warna Kuning


Source: ElisaRiva
Tahap kedua untuk menyelesaikan rubik adalah membentuk cross putih pada sisi warna kuning. Cross disini merupakan pola mirip simbol “+”. Tidak ada rumus notasi untuk menyelesaikan tahap kedua ini. Kamu hanya perlu memutar-mutarnya hingga terbentuk pola cross dengan warna kuning ditengahnya.

5. Membentuk Cross Putih Sempurna

Tahap menyelesaikan rubik selanjutnya adalah membentuk cross putih sempurna. Caranya bagaimana? Yakni dengan menyamakan warna top layer (edge) yang bersebelahan kotak putih dengan centernya. Untuk metode ini dibutuhkan sedikit rumus notasi. Lebih jelasnya Kamu bisa menyimak langsung di video diatas.

6. Menyempurnakan Layer Pertama

Tahap selanjutnya adalah menyempurnakan layer pertama. Tahapan ini memang cukup rumit, khususnya bagi para pemula. Untuk rumus yang digunakan juga berbeda-beda bergantung pada posisi corner. Umumnya menggunakan rumus algoritama L’ U’ L dan R U R’. Agar lebih jelas, Kamu bisa menonton langsung video diatas.https://www.mukhtaradhi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar